Showing posts with label dari. Show all posts
Showing posts with label dari. Show all posts
Sunday, February 16, 2014
Username Password Dial Up Number Access Point dan Extra Setting dari Berbagai Operator Seluler Untuk Koneksi Dial Up
Internetan dengan cara Dial-Up sudah tidak asing lagi bagi kita. Memang praktis
menggunakan cara Dial-Up dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Cara instalasinya pun cukup mudah. Sudah banyak postingan yang mengusung tema Dial-Up seperti postingan saya yang lalu tentang Cara Akses Internet Dengan HP Sebagai Modemnya(Dial-Up).
Instalasi modem sudah dilakukan namun masih ada yang kurang yaitu form yang harus diisi seperti Username, Password, Dial Up Number, Acces Point dan Extra Setting dari Berbagai Operator Seluler Untuk Koneksi Dial-Up. Karena Operator seluler yang ada di Indonesia cukup banyak, maka pengaturan pun beragam. Okelah kalau begitu, ini settingan untuk keperluan Dial-Up
1. Telkomsel Flash - Halo/Simpati/As (Waktu//time base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","flash"
2. Telkomsel GPRS - Halo/Simpati/As (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","internet"
3. Indosat - Matrix - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.satelindogprs.com"
4. Indosat - Mentari - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.satelindogprs.com"
5. Indosat - IM3 - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.indosat-m3.net"
6. Indosat - IM3 - (Waktu//time base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.indosat-m3.net"
7. XL - Xplor/Bebas/Jempol (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.xlgprs.net"
8. Telkom Flexi - Classy/Trendy (Waktu//time base)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instant
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0
9. Mobile 8 - Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting :
10. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :
11. Esia (Waktu//time base)
Dial Up Number : #777
User Name : Esia
Password : Esia
Access Point :
Extra Setting :
Sumber: Tabloid Komputek edisi 612 Minggu ke 1 Maret 2009 halaman 12
12. Axis (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : AXIS
Password : 123456
Access Point :
Extra Setting :
13. Smart (Data/volume base)
Dial Up Number : #777
User Name : smart
Password : smart
Access Point :
Extra Setting :
Semoga membantu...
ReadFull Article ..
menggunakan cara Dial-Up dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Cara instalasinya pun cukup mudah. Sudah banyak postingan yang mengusung tema Dial-Up seperti postingan saya yang lalu tentang Cara Akses Internet Dengan HP Sebagai Modemnya(Dial-Up).
Instalasi modem sudah dilakukan namun masih ada yang kurang yaitu form yang harus diisi seperti Username, Password, Dial Up Number, Acces Point dan Extra Setting dari Berbagai Operator Seluler Untuk Koneksi Dial-Up. Karena Operator seluler yang ada di Indonesia cukup banyak, maka pengaturan pun beragam. Okelah kalau begitu, ini settingan untuk keperluan Dial-Up
1. Telkomsel Flash - Halo/Simpati/As (Waktu//time base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","flash"
2. Telkomsel GPRS - Halo/Simpati/As (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","internet"
3. Indosat - Matrix - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.satelindogprs.com"
4. Indosat - Mentari - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.satelindogprs.com"
5. Indosat - IM3 - (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.indosat-m3.net"
6. Indosat - IM3 - (Waktu//time base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.indosat-m3.net"
7. XL - Xplor/Bebas/Jempol (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdont=1,"IP","www.xlgprs.net"
8. Telkom Flexi - Classy/Trendy (Waktu//time base)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instant
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0
9. Mobile 8 - Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting :
10. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :
11. Esia (Waktu//time base)
Dial Up Number : #777
User Name : Esia
Password : Esia
Access Point :
Extra Setting :
Sumber: Tabloid Komputek edisi 612 Minggu ke 1 Maret 2009 halaman 12
12. Axis (Data/volume base)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : AXIS
Password : 123456
Access Point :
Extra Setting :
13. Smart (Data/volume base)
Dial Up Number : #777
User Name : smart
Password : smart
Access Point :
Extra Setting :
Semoga membantu...
Thursday, December 12, 2013
Tujuh Kiat Meraup Untung dari Investasi Emas
Investasi emas menawarkan cara yang sangat baik bagi investor untuk menyimpan kekayaan saat ekonomi sulit. Logam emas jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi jenis lain.
Saat ini harga emas tengah melonjak menyusul kekhawatiran investor terhadap perekonomian Amerika Serikat. Permintaan emas terus meningkat karena investor lebih percaya diri memegang emas daripada uang tunai.
Lihat saja, dalam satu tahun terakhir, harga emas melambung hingga 30 persen. Pada September 2009, harga emas masih di bawah US$1000 per ons (28,35 gram), saat ini telah mendekati US$1.300. Bahkan ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.
Connell Shaun, blogger yang juga investor keuangan menulis tujuh cara berinvestasi di logam mulia ini. Tulisan ini dipublikasikan DoughRoller.net, situs perusahaan manajemen investasi dan keuangan di Amerika Serikat. Mengacu artikel tersebut, VIVANews memformulasikan kembali tips investasi emas disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.
1. Emas batangan
Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan. Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian. Anda bisa bertransaksi online melalui logammulia.com atau menghubungi nomor telepon 021-299 80 900.
Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.
2. Emas simpanan
Anda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya.
3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.
Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Saat ini harga emas tengah melonjak menyusul kekhawatiran investor terhadap perekonomian Amerika Serikat. Permintaan emas terus meningkat karena investor lebih percaya diri memegang emas daripada uang tunai.
Lihat saja, dalam satu tahun terakhir, harga emas melambung hingga 30 persen. Pada September 2009, harga emas masih di bawah US$1000 per ons (28,35 gram), saat ini telah mendekati US$1.300. Bahkan ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.
Connell Shaun, blogger yang juga investor keuangan menulis tujuh cara berinvestasi di logam mulia ini. Tulisan ini dipublikasikan DoughRoller.net, situs perusahaan manajemen investasi dan keuangan di Amerika Serikat. Mengacu artikel tersebut, VIVANews memformulasikan kembali tips investasi emas disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.
1. Emas batangan
Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan. Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian. Anda bisa bertransaksi online melalui logammulia.com atau menghubungi nomor telepon 021-299 80 900.
Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.
2. Emas simpanan
Anda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya.
3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.
Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Konsultasikan dulu dengan penasihat keuangan penyedia reksa dana. Reksa dana emas mungkin akan memberikan kestabilan dalam investasi Anda, tapi emas fisik jauh lebih stabil. Namun, di Indonesia, reksa dana emas tampaknya belum cukup populer.
4. Saham pertambangan emas
Investor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen.
Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400.
Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk.
5. ETF emas
Exchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.
6. Emas berjangka
Emas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.
Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan.
7. Perhiasan dan koin emas
Koin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dangaya hidup.
Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja. (hs)
4. Saham pertambangan emas
Investor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen.
Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400.
Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk.
5. ETF emas
Exchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.
6. Emas berjangka
Emas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.
Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan.
7. Perhiasan dan koin emas
Koin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dan
Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja. (hs)
Sumber : vivanews.com
Tuesday, October 22, 2013
Budidaya Kelinci Berawal Dari Hobi Yang Menjadi Ladang Bisnis
Menekuni peluang bisnis yang berawal dari hobi kini menjadi trend di berbagai kalangan masyarakat. Tidak sedikit bisnis yang diawali dengan hobi tersebut menjadi sumber mata pencaharian utama. Salah satu bisnis yang berawal dari kesenangan atau hobi tersebut adalah berbisnis budidaya kelinci. Adalah Nurshaleh Fathoni, pemuda berusia 22 tahun tersebut awalnya menggeluti bisnis kelinci hanya sebagai hobi pengisi waktu luang. Namun seiring berjalannya waktu, hobi yang dia tekuni tersebut mulai mendatangkan pundi-pundi rupiah di kantongnya. Sehingga dia dan keluarga memutuskan untuk lebih menekuni dunia kelinci sebagai lahan bisnisnya.Berawal di tahun 2004, Fathoni dan Bapak Jarwadi (47) memelihara sepasang indukan kelinci karena tertarik dengan kelucuan dan keindahan bulu-bulunya. Namun, ketika indukan tersebut mulai beranak pinak, ternyata banyak rekan yang tertarik untuk membeli dan memiliki anakan kelinci tersebut. Dan tanpa berpikir panjang, di tahun 2005 Fathoni dan keluarga mulai mengembangkan kelinci dari berbagai ras terutama kelinci pedaging sebagai lahan bisnisnya. Pada awal menekuni usahanya tersebut, mereka masih mengandalkan pemasaran bisnis dari mulut ke mulut sesama rekan atau tetangga. Hingga di tahun 2007, Fathoni mulai mengandalkan media online sebagai ujung tombak pemasaranya. “Mulai ke online awalnya menggunakan blog, kemudian portal gratis hingga saat itu juga menggunakan friendster yang memang sedang booming”, kata Fathoni ketika ditemui di rumahnya Jowah VI Sidoluhur Godean Sleman.
Bengkel Rabbit kini digunakan Fathoni sebagai nama usaha kelinci yang digelutinya. Dan saat ini, Bengkel Rabbit mengembangkan 4 macam ras kelinci sebagai komoditas bisnisnya, yaitu Rex, Dutch, Lop, dan Flemish. Di sebuah bangunan rumah yang dijadikan tempat budidayanya, Bengkel Rabbit mempunyai kurang lebih 40 ekor kelinci dari mulai anakan hingga indukan. Kelinci-kelinci tersebut terjajar rapi di beberapa kandang dari bambu hasil kreasi sendiri dari Fathoni dan Ayahnya.Menurut Fathoni, membudidayakan kelinci sebenarnya tidak terlalu sulit.” Dibutuhkan ketekunan mengamati perkembangan kelinci dari perkawinan, kelahiran, pemisahan dengan induk, hingga perawatan agar kelinci tidak mudah sakit,” imbuh Fathoni tentang hal apa saja yang diperlukan untuk budidaya kelinci.
Kendala yang selama ini ditemui Bengkel Rabbit dalam membudidayakan dan berbisnis kelinci yang paling utama adalah penyesuaian suhu dan faktor pengiriman jarak jauh. Untuk pengiriman jarak jauh, Bengkel Rabbit masih mencoba menemukan solusi yang efektif agar kelinci yang dikirim nantinya tidak mati dalam perjalanan. Meskipun begitu, sejauh ini Bengkel Rabbit sudah banyak memenuhi pengiriman kelinci dari berbagai wilayah diantaranya Bali, Jakarta, serta daerah-daerah di Jawa Tengah.Kelinci-kelinci hasil budidaya Bengkel Rabbit juga tergolong berkualitas. Hal itu dibuktikan dengan beberapa thropy yang berhasil dimenangkan Bengkel Rabbit di beberapa contest yang diadakan di wilayah Jogja dan sekitarnya. Dan bisa dipastikan, kelinci yang pernah memenangi contest pasti memiliki harga jual yang tinggi.
Di akhir kunjungan tim bisnisUKM ke Bengkel Rabbit, Fathoni juga berharap bagi siapa saja yang ingin belajar bagaimana membudidayakan kelinci yang baik dan benar silakan datang saja ke rumahnya namun harus konfirmasi terlebih dahulu.
Sumber : http://bisnisukm.com/budidaya-kelinci-berawal-dari-hobi-yang-menjadi-ladang-bisnis.html
Subscribe to:
Posts (Atom)