Showing posts with label ciri. Show all posts
Showing posts with label ciri. Show all posts

Saturday, November 2, 2013

Ciri Tanda Gejala dan Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura
Belakangan ini sebagian orang makin bertanya-tanya flu Singapura. Itu menyusul kabar korban terjangkit penyakit akibat virus itu. Nah, sebenarnya flu Singapura ini memiliki istilah medis hand foot mouth disease (HFMD) alias penyakit kuku dan mulut (PMK). Disebut flu Singapura karena di negeri singa pernah terjadi ledakan kasus dan kematian akibat si penyakit.

PMK penyakit infeksi yang disebabkan virus RNA masuk keluarga Picornaviridae, genus Enterovirus (non polio ). Genus lainnya Rhinovirus, Cardiovirus dan Apthovirus.

Lalu, siapakah yang paling rentan terkena penyakit ini?

PMK acap kali menyerang anak-anak usia 2 minggu hingga 5 tahun (bahkan hingga 10 tahun). Umumnya, orang dewasa lebih kebal terhadap enterovirus, meski ada juga yang terinfeksi.

PMK mudah sekali menular, yaitu melalui pencernaan dan saluran pernapasan, yang berasal dari butiran ludah, pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak tidak langsung seperti barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi. Untuk masa inkubasinya sekitar 2 hingga 5 hari.

Bagaimana dengan gejalanya? Gejala PMK biasanya adalah demam tidak tinggi selama 2-3 hari, yang diikuti dengan rasa sakit di leher, tidak ada nafsu makan, pilek, dan gejala seperti flu pada umumnya. Untuk tanda-tandanya adalah munculnya vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulkus di mulut seperti sariawan (lidah, gusi, pipi sebelah dalam) yang terasa sakit sehingga menyulitkan penderitanya untuk menelan.

Selain itu juga timbul ruam atau vesikel (lepuh kemerahan), papulovesikel yang tidak gatal di telapak tangan dan kaki. Penyakit ini umumnya akan sembuh sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Namun, bila ada gejala yang cukup berat, barulah penderita perlu dirawat di rumah sakit. Gejala yang cukup berat meliputi demam tinggi dengan suhu lebih dari 39 derajat C, demam tidak turun-turun, napas cepat dan sesak, nafsu makan menurun, muntah-muntah, diare, badan lemah, lesu, nyeri pada leher, lengan, dan kaki. Selain itu, gejala lainnya termasuk kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf kranial, berkeringat dingin, tidak tahan melihat sinar, ketegangan pada daerah perut, halusinasi atau gangguan kesadaran.

Karena penyakit ini banyak menyerang kawasan kumuh dengan sanitasi buruk, maka untuk pencegahannya adalah dengan menghilangkan kekumuhan dan mengatasi kepadatan lingkungan, menjaga kebersihan lingkungan maupun perorangan.

Cara paling gampang: membiasakan selalu cuci tangan dengan sabun, khususnya setelah berdekatan dengan penderita, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.
ReadFull Article ..

Tuesday, October 22, 2013

Ciri ciri Burung Cucak Ijo Jantan dan Betina

Ciri-ciri Burung Cucak Ijo Jantan dan Betina, burung satu ini juga tidak kalah populer dengan burung berkicau lainya dan harganyapun juga sangat tinggi sekarang bakalan Cucak Ijo sekarang sudah mencapai 400 ribu jadi dengan harga yang lumayan tersebut para kicau mania harus hati-hati untuk memilih bakalan agar tidak keliru jenis kelaminya karena burung cucak ijo yang bagus suaranya adalah burung Jantan.

Dan berikut inilah Ciri-ciri Perbedaan jenis kelamin burung Cucak Ijo Jantan dan Betina

Untuk burung jantan cucak ijo pada dagu dan tenggorokan berwarna hitam, sedangkan betina hijau ini adalah ciri kalau burung cucak ijo sudah dewasa

Sementara itu untuk cucak hijau yang masih muda/trotolan sekitar umur 2-4 bulan, bentuk fisik jantan dan betina nyaris sama, bulunya pun warnanya sama hijau muda. Serta ada warna kuning, di bawah paruh sampai leher. Dan sepertinya, tidak ada ciri khusus yang membedakan antara yang jantan dan betina.

Namun bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menekuni cucak hijau akan sangat mudah melihat perbedaannya baik masih bakalan apalagi saat dewasa.

Ada beberapa cara jitu untuk melihat perbedaan jantan dan betina. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli bakalan cucak hijau dipasar burung :
1. Pertama, bakalan jantan, jika masih berumur di bawah 4 bulan maka alis yang melingkar di kedua matanya berwarna kuning. Jika alis matanya berwarna putih, betina.
2. Kedua, warna paruh bagian bawah, kalau jantan berwarna coklat tua. Sedangkan yang betina berwarna putih.
3. Ketiga, jika bakalan sudah berumur di atas 4-6 bulan, maka betina akan berwarna kuning di bagian leher, kemudian akan berubah menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan jantan, warna kuningnya akan dipenuhi trotol-trotol hitam. Pada dua bulan berikutnya, warna hitam itu akan tampak lebih jelas pada bagian leher/bawah paruh. Seiring dengan bertambahnya umur, warnua hitam di leher bawah, akan terus menutup sampai di bawah matanya.

Sumber : http://burungzone.blogspot.com/
ReadFull Article ..