Showing posts with label listrik. Show all posts
Showing posts with label listrik. Show all posts
Monday, November 4, 2013
Sportbike Listrik ini Hanya diproduksi 40 Unit

Perkembangan motor listrik dunia semakin menarik untuk disimak, saat ini semakin banyak pilihan motor listrik dari model skutik maupun sportbike.
Kali ini hadir motor listrik RS Electric bergaya sportbike besutan Jay Leno siap meramaikan pasar motor listrik dunia yang hadir dengan desain yang sporty dan garang. President of Mission Motorcycles, Jay Leno menyatakan butuh waktu 2 tahun untuk bisa melahirkan Sportbike listrik ini, dilansir autoevolution, Selasa (22/10/2013).
Kehadiran sportbike listrik ini bukan tanpa alasan, dengan membawa misi menjadi motor listrik terbaik. Terbukti motor listrik ini bisa memuntahkan tenaga hingga 163 hp dan torsi puncak mencapai 120 ft-lbs.
Sportbike listrik ini hanya akan diproduksi 40 unit, dan untuk harganya dibanderol US$ 29 ribu atau setara dengan Rp 323 jutaan.
Thursday, October 31, 2013
Mobil Sport Bertenaga Listrik dan Antipeluru
Seperti dilansir gizmag, Rabu(7/12/2011), untuk memproduksi Dartz Jo-Mojo electric roadster, Dartz berkerja sama dengan studio desain Gray. Hasilnya, sebuah roadster sporty pun tercipta.
Mobil ini memiliki monokok yang sama dengan kendaraan perang Rusia, seperti Combat T-98. Atapnya bisa dibuka-tutup dengan mudah yang tidak hanya melindungi pengendara dari debu atau terik matahari, karena di atap mobil ini juga sudah teraplikasi panel surya yang dapat membantu memasok tenaga untuk beterainya.
Dartz Jo-Mojo electric roadster ini memiliki motor listrik yang bertenaga 80 hp dengan torsi 122 Nm yang mampu mengakselerasi mobil dari diam sampai 96,5 km/jam hanya dalam 9,5 detik.
Sementara ketika ingin mengebut, pengendaranya bisa memacu mobil ini hingga ke angka 201 km/jam.
Baterainya akan dibuat oleh produsen Sidrabe Soviet yang juga bertanggung jawab untuk memproduksi sel-sel photovoltaic di atap mobil. Pengguna juga akan memiliki pilihan untuk menambahkan kekuatan baterai bila diperlukan agar bisa melakukan perjalanan panjang.
selain tubuhnya, roda mobil ini juga akan dibuat dengan teknologi antipeluru yang saat ini sedang dipatenkan.
Diharapkan, prototipe versi produksi mobil ii akan bisa diperlihatkan pada akhir kuartal 2 2012 untuk kemudian dijual massal dengan perkiraann harga mulai dari US$ 30.000 atau sekitar Rp 271 juta saja.
Sunday, October 20, 2013
PLTA Kracak 86 Tahun Hasilkan Listrik dengan Manfaatkan Potensi Air

Banyak orang yang tidak menyangka, bahwa di Bogor terdapat sebuah pembangkit listrik yang sudah tua tapi hingga saat ini masih berdiri tangguh dan beroperasi memproduksi listrik. Berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Bogor, tepatnya di Desa Kracak, Kec. Leuwiliang Kabupaten Bogor, terdapat Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Kracak yang sudah beroperasi sejak tahun 1926 dan sampai detik ini masih beroperasi menghasilkan listrik. PLTA dengan total kapsitas terpasang 18,9 MW (3×6,3 MW) ini memanfaatkan aliran sungai Cianten dan sungai Cikuluwung. PLTA ini mulai diibangun oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1921, dan lima tahun kemudian PLTA Kracak mulai beroperasi hingga hari ini.
PLN masih akan terus mengoperasikan, mempertahankan dan merawat PLTA Kracak yang sudah tua jika dilihat dari sisi masa pengoperasiannya dan juga terhadap PLTA-PLTA tua lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia adalah selain untuk memanfaatkan secara optimal ketersedian potensi energi baru terbarukan yang murah dan ramah lingkungan, yaitu air yang begitu melimpah di Indonesiajuga sebagai salah satu upaya nyata dari PLN untuk meningkatkan rasio energy feul mix. Terlebih, saat ini PLN dituntut untuk terus mengurangi penggunaan BBM dalam memproduksi listriknya dan lebih mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan.
Listrik yang dihasilkan dari PLTA Kracak disalurkan melalui jaringan transmisi 70 kV ke Gardu Induk (GI) Kedung Badak di Bogor dan GI Bunar di Rangkasbitung. Kemudian dari kedua GI ini, listrik kemudian disalurkan kembali ke dalam sistim kelistrikan Jawa Bali.
Turbin dan generator di PLTA Kracak masih orisinal sejak pertama kali dipasang dan belum pernah diganti. Begitu juga dengan pipa untuk suplai air (penstock) sepanjang 1,5 Km dari tempat penampungan air (tandon air) ke turbin yang juga sudah terpasang sejak jaman “baheula”. Artinya, peralatan yang terpasang di PLTA Kracak ini sudah berumur 86 tahun dan masih berfungsi dengan baik.
PLTA Kracak merupakan salah satu unit pembangkit yang dikelola oleh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling PT Indonesia Power, salah satu anak perusahaan PLN. Selain PLTA Kracak, UBP Saguling juga mengelola beberapa pembangkit lainnya yang juga sudah berusia lanjut tapi masih tangguh beroperasi. Diantaranya, PLTA Bengkok dan Dago di Bandung (beroperasi 1923), PLTA Parakan Kondang di Kab. Sumedang (tahun 1955), PLTA Ubrug di Sukabumi (tahun 1924) dan 3 PLTA di kota Bandung, yakni PLTA Plengan (tahun 1922), PLTA Lamajan (1925) dan PLTA Cikalong (1961). Semua PLTA tadi masih beroperasi dengan baik sampai sekarang.
Sumber : http://www.pln.co.id/?p=5964
Subscribe to:
Posts (Atom)